Hari minggu

Minggu artinya minggune go turu🙂

Ngaso habis bersih-bersih trus ngecek tugas yg semalem.belum kelar. Lanjut lagii…

Berhubung ga ada acara jadi cukup bercengkerama dengan keluarga saja. Menemani anak belajar corat-coret dsb.

Ini ceritaku, mana ceritamu:mrgreen:

Posting Via Hape

Ngetest posting via hape ah…:mrgreen:
Dulu sudah pernah pasang aplikasi wordpress di android. Namun saat itu aplikasinya susah sinkron, loadingnya lama. Jadi males buat make apalagi sampe bikin postingan.
Nah untuk apdetan terbaru ini sepertinya smooth dan cepet. Cuma masih bingung nih dimana tombol buat uplod gambar dan media lainnya. Buat temen2 yg sudah make tolong share ya tips-tipa bloging via hape, khususnya android..
Sekian postingan singkat kali ini..

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Tahun 2013

Yeah… Akhirnya ketemu juga pasword wp.com.. Karena terlalu lama ga dibuka, lupa kunci buat masuk dasbord wordpress. Padahal koneksi sudah setabil.. Hehe. Kali ini saya mau berbagi informasi buat sesama rekan guru, yaitu mengenai kisi-kisi uji kompetensi guru 2013.

Sebagaimana kita ketahui, pelaksanaan yg direncanakan awal April molor sampai diperkirakan pertengahan Mei setelah Ujian Nasional rampung. Saya kira ini sedikit banyak menguntungkan biar lebih banyak yg bisa dipersiapkan. Mengingat pada bulan Maret kemaren kisi-kisi saja belum ada, bagaimana mau terarah belajar. Padahal tidak jauh beda sih, tapi kurang mantep saja.

Yang menarik disini adalah masih ada kisi-kisi untuk mapel TIK cuma dengan nama file TKI.pdf:mrgreen: Kalo menurut rancangan kurikulum 2013 ditiadakan, tetapi disini masih muncul. Ya.. semoga saja rekan-rekan seperjuangan di TIK tetep bisa mengikutinya. Toh seandainya tetep ditiadakan, masih ada kelas 8 dan 9 yang masih mendapat mapel TIK.

Okelah ga usah banyak kata. Silahkan diunduh saja kisi-kisinya disini. No jebmen pokoknya…😀
Selamat belajar. Semoga sukses. Wasalam

Kualitas Kartu Pegawai Elektronik

Semenjak akhir tahun yg lalu, pegawai di lingkungan pemerintah daerah kabupaten kebumen memiliki kartu pegawai elektronik (kpe). Kpe ini konon merupakan program dari pemerintah pusat untuk mempermudah administrasi pegawanya. Sangat beragam fungsinya. Dari kartu identitas, asuransi, bahkan kartu atm. Sungguh sakti kartu ini.
Namun baru pertengahan tahun kartu ini dapat digunakan oleh pegawainya untuk bertransaksi keuangan. Dikarenakan proses administrasi oleh bank daerah yg belum memungkinkan serentak. Perlu sosialisasi di sana-sini. Itupun masih banyak yang takut memfungsikan sebagai kartu Atm. Maklumlah banyak yang tidak akrab dengan perangkat modern semacam mesin atm. Jadi kalo tanggal muda datang ke bank daerah pasti menjumpai antrian yg bukan main panjangnya.
Sejak bulan juni sayapun memakainya layaknya kartu atm. Sebulan paling tidak tiga kali memasukan kartu untuk bertransaksi tunai maupun nontunai. Dompet adalah tempat persembunyiannya dikala tidak terpakai.
Sampai dengan bulan desember ini saat awal bulan saya heran melihat kartu kpe yang akan saya pergunakan terbelah tiga. Seperti kertas tipis berlapis plastik laminating, sampai terlihat chip yang ada didalamnya. Kartupun urung saya masukan mesin atm. Takut kenapa-napa. Sampai akhirnya saya berpikir untuk membuat kartu atm dari bank yang sama. Karena tidak mudah untuk mengganti kartu kpe ini.
Sayapun datang ke csr bank daerah terdekat. Sayangnya saya salah informasi sehingga terlambat diluar jam ᑿ. Jadi saya tidak bisa membuat rekening baru. Di sana kartu saya cuma dilem pake lem kertas yg cair botolan. Dan diserahkan kembali untuk dipakai seperti biasanya.
Saya cukup heran menurut cs tadi sudah banyak yang komplain masalah kartu yang rusak. Kalo dibandingkan dengan kartu atm dari bank lain yang saya miliki usianya sudah 4 tahunan lebih tua tapi kondisinya masih prima. Jadi amat sangat disayangkan kartu pegawai elektronik dengan segenap fungsi dan manfaatnya ini mudah sekali rusak.
Lalu pertanyaannya berapa besar dana yang digunakan untuk proyek kpe ini, mengapa kualitasnya cuma segini. Bagaimana dengan kualitas ktp elektronik nanti yanh kabarnya akhir tahun ini akan dibagikan? Sayang kalo kualitasnya tidak bagus. Mubazir uang rakyat kalo hasilnya kurang memuaskan.
Sekian…
Posting dari Gmail

Posting via Email

Barangkali saya orang yang paling katrok.. karena baru kali ini memposting blog via email. Layanan posterous ini memang simple.
Ketika posting via dasboard pun tidak banyak hal yg mengesankan rumit. Hanya semacam tab formating kalo di aplikasi pengolah kata yg nampak disana.
Caranya cukup kirim tulisan ataupun gambar ke post@posterous.com.
Cukup sekian. postingan yg sedang anda baca ini saya kirim dari aplikasi gmail android saya🙂

Mau jadi apa anak bangsa tanpa TIK…?

Kaget, heran dan tak percaya. Mapel TIK yang selama ini saya ajarkan akan dihapus dari struktur kurikulum SMP. dasar pemikirannya adalah tik dijadikan sebagai media dalam pembelajaran dikelas pada semua mapel. Hal ini tentu saja positif jika semua mapel sudah memanfaatkan tik pembelajaran diharapkan lebih menarik.Terlepas apakah sudah mampu memanfaatkan media yang ada atau belum.

Permasalahannya kenapa mapel TIK tidak diajarkan untuk siswa. Apakah asumsinya siswa sudah mampu menggunakan TIK dalam kesehariannya, sehingga tidak perlu diajarkan. Ataukah jangan-jangan karena gurunya belum menguasai jadi tidak mungkin siswanya menguasai lebih dahulu. Gengsi dong.. hehe:mrgreen:

Miris memang. Ketika saya mengajar TIK bisa dikatakan ini adalah mapel favorit mereka selain olahraga. Di saat kejenuhan dengan mapel teorertis yang membuat penat, TIK seolah mampu mengasah kemampuan kognitif dan psikomotoriknya dengan seimbang. Selain itu ada hal yang penting terkait dengan sikap moral dalam pemanfaatan TIK. Setidak-tidaknya siswa lebih terarah dalam memanfaatkan sarana TIK yang ada.

Semoga dengan adanya perubahan kurikulum nanti tidak serta merta menghilangkan hal-hal yang sudah baik dan semestinya ditingkatkan. bukannya menghilangkan. jika permasalahannya pada penyampaian guru mesti menggunakan media tik silahkan saja, tetapi jangan hilangkan TIK sebagai mapel favorit siswa. Karena ini sama saja pembodohan sebuah generasi, mau jadi apa bangsa ini??